[Product Review] Bagaimana Cara Saya Memilih Tas Baru

Seperti yang sudah saya sebutkan dalam beberapa postingan yang lalu, untuk weekdays, sesekali saya akan update blog dengan bahasan santa...



Seperti yang sudah saya sebutkan dalam beberapa postingan yang lalu, untuk weekdays, sesekali saya akan update blog dengan bahasan santai non content creation, meski ya nggak jauh-jauh amat juga dari dunia kreatif.

Makanya, kali ini saya mau bahas sesuatu yang emak-emak banget. Yes, tas.

Sebenarnya saya ini orangnya cukup simpel dan santai. Begitu juga soal tas. Mungkin nggak semua juga kayak saya sih, tapi saya jarang bongkar tas :))) Apa yang ada di dalam tas, itu biasanya ya sudah di situ terus, sampai tasnya rusak minta diganti. Baru deh, barang-barang di dalamnya saya pindahkan ke tas baru.

So, saya nggak punya banyak tas.

Dua tas kesayangan saya


Paling banter punya satu tas ransel yang muat laptop perjuangan saya yang masih seukuran gaban, dengan segala macam oloran kabel, charger, mouse, mousepad, sampai kopi sachetan. Iya, tas ransel ini adalah tas ransel yang saya bawa ke kantor, atau ke mana pun saat kira-kiranya saya bakalan bisa nulis.

Tas kedua adalah tas selempang saya. Itu saya beli sejak saya kuliah. Iya, awet banget sampai sekarang. Modelnya soalnya saya suka banget. Nggak terlalu girly, pun praktis. Isinya? Muat banyak beud. Segala macam bisa saya masukkan jadi satu. Tas ini saya bawa kalau jalan-jalan atau pergi ke mana yang perlu kepraktisan aja.

Tas ketiga ... saya nggak punya. Hahaha. Iya, emang cuma 2 itu aja sih. Terusnya, kalau kondangan, saya bingung. Ya masa mau pakai ransel? Jelas nggak mungkin. Dulu saya punya tas khusus buat kondangan. Kecil, saya nggak suka. Bisa diisi apaan? Dompet aja nggak masuk. Masa musti bongkar dompet cuma buat kondangan doang? Ah, malesin amat.
Akhirnya, palingan saya pakai tas selempang saya itu. Huahaha. Kebayang nggak? Makanya demi supaya nggak terlalu aneh penampakannya, akhir-akhir ini dandanan saya ke kondangan ya simpel abis, biar pantes kalau bawanya tas selempang mbois itu. Haha.

Eh lha kok. Pucuk dicinta ulam tiba.
Tiba-tiba pesanan tas saya datang.

Sebenarnya saya nggak yakin juga sih. Secara penampakan di online shop tempat foto tas itu pertama kali saya liat kok ya kayaknya kecil ya. Tapi, saya pengin juga sesekali dandan maksimal kalau kondangan bo'. Masak iya pakai tas selempang itu terus, yekan?

Nggak lama kemudian, tas pesanan saya sampai.
Lalu ... baiklah. Ini dia barang-barang yang seharusnya saya masukkan ke dalam tas baru saya itu.


Barang bawaan standar yang harus bisa dimuat di tas baru (standar, artinya memang kalau saya milih tas baru, perkiraannya semua barang ini harus masuk. Harus!):
  1. Dompet, ini dompet tebel bukan karena duit. Tapi karena kartu -_-"
  2. Handphone, ini handphone-nya si Kakak sih. Handphone eikeh kan dipake motret yeuh. Jadi pura-puranya aja.
  3. Minyak aromaterapi, bawaan khas emak-emak
  4. Tab 7"
  5. Dompet tempat pensil
  6. Pensil-pensilnya, ini masuk ke dompet tempat pensil
  7. Charger HP, karena biar udah bawa powerbank, tapi kadang ya kalau ada colokan, mendingan colokin aja cyinn...
  8. Powerbank
  9. Tisu basah, lebih useful sih buat saya ketimbang tisu biasa ya.
  10. Sketchbook, nah ini must bring ya. Saya gampang bosan di mana pun.
  11. Buku bacaan, biasanya sih saya pilih yang paling tipis dari timbunan.
  12. Bolpen
  13. Turbuhaler, wajib!
  14. Obat tetes mata
Yeah, itu dia standar isi sebuah tas layak menjadi tas saya. Halah. Tas yang saya taksir, harus bisa muat barang-barang itu. Minimal.
Ng, oke. Kenapa ada sketchbook di situ ya?
Begini. Biar nggak cuma bisa dipakai kondangan doang, which is sebenarnya juga sangat jarang, maka penginnya sesekali juga pengin ajak ini tas jalan-jalan. Kebetulan pas buka bungkusnya, saya lihat kok si pantat (tepong) tas ini gede juga ya. Saya lihat di website-nya, lebarnya 12 cm lho. Lebar kan? Jadi, seharusnya bisa muat banyak.

Dan, apakah muat, pemirsa?


Muat!
Dan bahkan tanpa paksaan sama sekali! Muahahaha.

Oh yeah, pas lihat-lihat dan milih tas ini pun saya sudah langsung jatuh cinta pada pandangan pertama. Dan ternyata, begitu sudah sampai di tangan, wah ... sesuai ekspektasi deh. Udahlah muat banyak, tampilan oke punya. Nggak malu-maluin pun dibawa kondangan.

Penampakan tas JAVAS - PARAMA

Padahal kalau dilihat-lihat, tasnya kecil loh! Nggak yang ala doraemon. Tapi muatannya ... beugh. Moga-moga awet juga ya, kalau dilihat jahitannya sih rapi dan kuat.

Nah, gitu deh cara saya milih tas. Muatan, itu syarat utama. Bisa muat apa aja.
Yang kedua, awetnya.

Btw, tas ini saya temukan di akun IG @Mudagaya. Follow aja kalau mau tahu update terbaru dari produk-produk mereka yah.


Tas Mudagaya yang saya punya ini yang series JAVAS, dengan kode PARAMA (yang artinya Paling Unggul). Warnanya kalem kan? Dan netral, itu saya suka. Jadi bisa saya pakai dalam segala suasana. Nggak terlalu alay karena warna kalemnya, pun nggak terlalu selera "tua", karena coba lihat bordirannya yang keren banget. Kan gue banget model-model pattern doodle gini mah. Hahaha.


Detail Tas JAVAS - PARAMA


Tas Mudagaya ini bakalan merambah ke pasar negara tetangga seperti Malaysia, Brunei, dan Vietnam di tahun 2017. So, kalau masalah keawetan dan kualitas, pastilah sudah terkejar ya.

Berikut adalah detail tas JAVAS - PARAMA ini.

Fungsi
  • 1 resleting utama.
  • 1 slot resleting.
  • 1 saku depan.
  • 2 slot serbaguna.
Dimensi
  • Panjang     33 cm
  • Lebar     12 cm
  • Tinggi     19 cm
  • Berat     360 gr
Bahan Baku
  •  Canvas Water Repellent.
  •  Faux Leather.
 Aksesoris
  • Fur Fabric.
  • Suede Embroidery.
FYI, tas Mudagaya ini dijual melalui distributor. So, kalau kamu pesan, tinggal hubungi nomor CS di +62-226610444, maka kamu pun akan diarahkan ke distributor terdekat tempat kamu tinggal. Nah, enak kan? Ongkirnya kan jadi lebih murah.


Kalau kamu, bagaimana cara kamu memilih tas? Apakah dari penampakan yang unik? Dari branded enggaknya? Dari diskonnya? #eh

You Might Also Like

8 comments

  1. Salam kenal mbak,sama dgn diriku mbak klo milih tas yg semuanya bisa masuk banyak kayak kantong doraemon, aku gak punya byk tas cm ransel sm tas selempang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama dong. Hidup ransel dan selempang! :D

      Delete
  2. Tas dengan isi yang bisa muat banyak itu juga favoriiiiit akoooh :D beneran luas yak bisa muat sebanyak gituuu

    ReplyDelete
  3. Biasanya aku juga punya satu tas kupakai sampai rusak baru bingung beli hahaha. Kapanhari pas ada undangan pesta nikahan kalang kabut deh cari tas kecil, lha masak iya bawa tas doraemon ke pesta. Tasnya gede, segala macam masuk. Sayangnya sekarang sudah agak2 mbrudul jaitannya, terpaksa pake tas yang agak kecilan, dapat dari hadiah :D
    Cari tas aku lihat pertama kali harganya harus masuk budget habis itu warna dan modelnya yang jadi pertimbangan, aku suka apa enggak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ih, kurang lebih sama kita ya Mak :D

      Delete
  4. Saya lihat dari fungsinya dulu, Mak. Kalo untuk santai biasanya beli tas yang sedang. Semakin besar tas biasanya semakin banyak juga yang saya bawa. Hahahaha. Dari pada sakit bahunya, jadi yang sedang-sedang saja.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jadi barang bawaannya tergantung besar tas yang akan dipakai ya, Lia :)))

      Delete

Silakan masukkan link blog Anda dalam kotak ID yang sudah disediakan.
Semua komen yang berisi link hidup, will go straight to spam.

Search This Blog