Jangan Lupa Membuat Meta Description yang Menarik

by - Desember 09, 2019



Ternyata masih banyak yang enggak tahu atau belum kenal sama meta search description ini. Padahal ini adalah salah satu elemen terpenting dalam SEO.

Meta description ini sering juga disebut snippet, atau excerpt.


Posisinya memang berada di luar konten, tapi meta search description ini bisa merupakan “wajah kedua” setelah judul yang akan menentukan apakah artikel kita akan menarik orang untuk baca atau enggak.

Ia bahkan juga ikut menentukan sampai di mana artikel kita akan merangkak naik di hasil pencarian Google.


Mari kita kenalan lebih jauh dengan meta search description


Apa Itu Meta Search Description?

Untuk bisa lebih paham mengenai meta search description, kita perlu tahu dulu tentang meta tags.

Meta tags adalah elemen HTML di mana ada tertulis informasi mengenai blog atau web pada search engine dan pada pengunjung web yang datang dari hasil pencarian.

Meta tags ini ada 2, yaitu title tag dan meta description.

Title tag adalah judul, meta description adalah rangkuman singkat mengenai isi artikel yang biasanya muncul di bawah judul, ketika hasil pencarian pada search engine didapatkan.
 





Meta description ini juga akan muncul dengan jelas saat kita share artikel kita di media sosial, di Facebook dan Twitter utamanya.





See? Meta description ini bisa dibilang semacam summary, kesimpulan yang supersingkat mengenai isi artikel secara keseluruhan. Dari sini, pembaca bisa berekspektasi akan apa yang bisa mereka dapatkan dari sebuah artikel hanya dengan membaca meta description ini.

Meta search description ini sebenarnya tidak menjadi ranking signal yang utama untuk penyusunan algoritme Google. Ini menurut Google sendiri ya.

But then again, user experience adalah koentji dalam algoritme Google. Meta description merupakan salah satu elemen dalam user experience, demi menarik pembaca blog lebih banyak dan membuat mereka mau datang untuk membaca.

Jadi, ya tetap penting.

Kalau meta description-nya ngaco, bisa jadi orang ya jadi kurang tertarik untuk datang dan membaca artikel kita. Apalagi kalau apa yang ada di meta search description berbeda dengan isi artikelnya. Sama halnya kayak judul, ya orang jadi merasa tertipu sehingga menghasilkan user experience yang buruk.

Clickbait.


Cara Setting Meta Description


Jadi, bagaimana cara setting meta search description ini?

Bisa beda-beda, tergantung platformnya. Saya akan kasih lihat letaknya di 2 platform yang paling banyak dipakai aja ya, yaitu di Blogspot dan WordPress.

Blogspot

Sebelumnya, pastikan kamu meng-enable setting meta description yang ada di bagian Setting > Search Preferences. Kalau ini masih dalam kondisi Disable, maka kamu enggak akan bisa melakukan setting meta search description pada setiap artikel yang kamu tulis.




Kalau setting di General ini sudah enable, maka kamu akan bisa menemukan si meta search description ini berada di samping kanan kotak tulisnya.

Kayak gini.



Nah, isikan summary singkat di dalam kotaknya. Jangan terlalu panjang ya. Dan ingat, harus mengandung keywords.


Wordpress

Untuk WordPress self-hosted, jika teman-teman sudah punya Yoast SEO, maka posisi si meta description ini ada di bagian bawah kotak tulis. Biasanya ada tulisan “Snippet” di sana.

Seperti ini.


Kalau pakai Rank Math SEO, juga sudah disediakan.



Nah, kalau kamu enggak pasang plugins atau kebetulan ngeblog di WordPress gratisan, meta description bisa diisikan di bagian Excerpt.



Cara menulis meta search description yang deskriptif, bisa menggambarkan isi artikel dan menarik

1. Keywords

Pastikan ada keywords utama dalam meta search description tersebut. Google biasanya menebalkan kata-kata yang mengandung keywords dalam hasil pencariannya.




2. Seberapa panjang bagusnya?

Well, lagi-lagi sih, enggak ada angka pasti. Karena Google juga enggak pernah bahas mengenai meta description ini secara gamblang dan terbuka.

Yang pasti, kalau kepanjangan nanti juga akan diputus sama Google. Ada yang bilang sekitar 140-an karakter. Jadi ya jumlah karakternya kayak tweet lama, sebelum jadi 280 sekarang.

Lebih baik gini aja, biar aman. Jangan kepanjangan, dan usahakan keywords sudah ada di bagian depan kalimat.

Kalau kamu pakai WordPress self-hosted atau yang berbayar, dan sudah ada plugins SEO-nya biasanya sih sudah ada parameter yang bisa dipakai. Kalau kependekan ya merah, kalau kepanjangan ya hijau.


3. Meta search description sebagai iklan utama


Ini yang perlu diingat betul ya.

Meta search description ini kurang lebih fungsinya kek iklan bagi artikel kita. Jadi, pikirkanlah kalimat menarik yang bisa bikin orang penasaran, sekaligus memberikan kesimpulan supersingkat tentang artikelnya

Di sinilah kemampuan copywriting kita diuji


Itu dia sekilas tentang meta search description, bagian kecil dari konten yang ternyata punya peranan besar.

Semoga bermanfaat artikelnya ya.

You May Also Like

0 comments