7 Tip Kreatif untuk Menambah Kemampuan Menulis

by - Agustus 03, 2020

7 Tip Kreatif untuk Menambah Kemampuan Menulis


Pernah nggak sih, merasa kurang kreatif dan kehabisan ide menulis? Tip untuk menambah kemampuan menulis itu ada di mana-mana, bertebaran di dunia maya. Tentu kamu sudah baca banyak di antaranya, ya? 

Masalahnya, dipraktikkan enggak? Semoga sih dipraktikkan ya.

Setelah itu, pasti kamu jadi lebih percaya diri dan mampu menulis dengan lebih baik. Lalu setelah bulan berlalu dan tahun berganti, penulis itu biasanya akan bertemu dengan titik kulminasi, di mana rasanya ia menjadi tidak kreatif lagi karena kehabisan ide. Kalau sudah begitu, harus bagaimana?

Jangan khawatir, mari tetap semangat menulis dengan melakukan 7 tip kreatif untuk menambah kemampuan menulis (lagi) berikut ini!

7 Cara Mengasah Kemampuan Menulis

1. Pencet tombol “mute”

Sekali-sekali, pencet tombol mute saat menonton film atau serial di televisi. Pilih satu karakter di dalamnya yang kamu suka.

Rose DeWitt dalam Titanic, misalnya. Lalu pilih sebuah adegan yang epic, yang masih tetap terbayang-bayang di mata lama setelah kamu selesai menontonnya. Contoh, saat Jack Dawson berkorban dengan membiarkan Rose naik ke rakit. Perhatikan baik-baik adegan demi adegan, sambil mereka-reka apa isi pembicaraan mereka.

Ambil buku dan pulpen, lalu tuliskan apa yang mereka bicarakan menurut rekaanmu. Berimajinasilah sesukanya, misalnya 250-500 kata, sampai kamu merasa percakapannya cukup. Setelah itu, baca kembali tulisanmu dan bayangkan apa jadinya kalau Rose dan Jack benar-benar berbincang seperti itu dalam filmnya. Akan mereka berdua selamat, atau justru tergulung ombak?

2. Sambung kata 

Permainan ini sering dilakukan dalam kelas-kelas bahasa asing. Murid-murid akan diberikan sepenggal kalimat oleh gurunya, lalu mereka diminta untuk meneruskan. Contohnya,

“Di suatu hari yang cerah…”

Kamu bisa memainkan ini di mana saja di tempat umum. Jadi, pergilah ke taman-taman publik, duduk di dekat sebuah kerumunan, dan dengarkan percakapan orang. Sepenggal saja, karena sisanya adalah tugasmu untuk menyelesaikan. 

Bakalan lucu jadinya kalau kamu kebetulan duduk di samping sepasang kekasih yang sedang bertengkar. Penggalan percakapan mereka pasti akan menantang kemampuan menulismu.

3. Menceritakan buku bergambar anak

Ada banyak buku cerita anak yang hanya ada gambarnya saja, tanpa narasi. 

Coba pergilah ke perpustakaan umum, dan lakukan percobaanmu mengasah kemampuan menulia dan meluaskan imajinasi di sana.

Pilih buku-bukunya, misalnya Winnie The Pooh dan kawan-kawannya, lalu duduk dengan tenang di sana. Tulis apa yang kira-kira menjadi percakapan mereka dalam 1000 kata. Tidak mudah, tapi juga tidak susah karena ternyata mengasyikan, loh!

4. Merangkum cerita 

Mumpung masih ada di perpustakaan, kembangkan lagi kemampuanmu dalam menulis dengan cara merangkum cerita. 

Ambil sebuah buku bacaan anak yang tipis saja, sekitar 10-20 halaman, dan coba merangkumnya hanya dalam 150 kata. Sungguh tantangan yang luar biasa. Coba buktikan kalau kamu bisa melakukannya!

5. Menarasikan resep

Biasanya, resep dituliskan dalam bentuk daftar yang singkat. Misalnya:

1 kg telur
1/5 sendok garam
200 gram tepung terigu

Sekarang, bayangkan jika kamu adalah seorang pembawa acara masak-memasak. Kamu punya semua bahan yang dibutuhkan di atas meja, berikut dengan segala peralatannya. Alih-alih menyuarakan cara membuatnya seperti yang para host lakukan, sebagai penulis andal, maka kamu harus menuliskannya! 

Seperti ini, “Pertama-tama, siapkan satu kilogram telur ayam, lalu cuci bersih semuanya. Setelah itu…”

Kamu sekalian bisa mengecek, apakah perbendaharaan kosakatamu cukup banyak, karena menarasikan resep ini menantang lantaran jangan sampai kamu terlalu banyak mengulang kata, biar enggak membosankan.

6. Menulis awal dan akhir

Punya novel kesukaankah? Masih ingat dengan alur ceritanya? Coba buktikan dengan mengambil sebuah bab secara acak. 

Baca kalimat pertama dalam bab itu, lalu tuliskan di selembar kertas bagian atas. Tuliskan juga kalimat terakhir pada paragraf terakhir, di bagian bawah kertasnya. 

Tugasmu adalah mengisi bagian yang kosong di antara dua kalimat itu, semirip mungkin dengan isi babnya. Kalau benar itu novel kesukaanmu, maka dijamin tanganmu akan langsung menari indah tanpa kesulitan berarti. 

7. Bermain copywriting 

Copywriting adalah menuliskan teks secara kreatif untuk tujuan menjual produk. Ini adalah sebuah pekerjaan profesional yang bisa mendatangkan penghasilan yang lumayan, tapi sangat menantang karena memerlukan daya imajinasi yang tinggi. 

Walau kamu belum atau tidak berminat menjadi seorang copywriter, tapi kamu bisa mengembangkan kemampuan menulis dengan berpura-pura menjadi salah satu dari mereka, untuk menambah kemampuan menulis kamu.

Coba perhatikan sekeliling ruangan. Barang apa saja yang ada di sekitarmu? Pilih 3 barang yang paling menarik perhatianmu, contohnya sisir, kalender duduk, dan keranjang sampah. Dalam selembar kertas, buat tulisan yang menarik untuk mempromosikan masing-masing barang tersebut. 

Bikin yang kreatif dan persuasif, ya, yang sekiranya bisa membuat konsumen ingat dengan produkmu bahkan berminat membelinya.

Dengan 7 tip kreatif untuk menambah kemampuan menulis di atas, dijamin sel-sel kelabu di otakmu akan terstimulasi untuk berkembang lagi. *Hercule Poirot mode on*

Dengan demikian, ide-ide akan mudah tertangkap, kamu jadi kreatif dan mudah untuk menulis lagi. 

Happy writing!

You May Also Like

1 comments