Yang Perlu Kamu Tahu tentang Caption Instagram: Rules and How Tos

Yang Perlu Kamu tentang Caption Instagram: Rules and How Tos


Picture talks a 1000 words.

Begitu katanya. Dan, sepertinya ini juga berlaku di Instagram, media sosial kesayangan kita semua.

Saya pernah bikin semacam survei di salah satu akun Instagram yang saya kelola. Saya tanyakan ke follower, mereka #TimLihatFoto atau #TimBacaCaption. Kebanyakan sih memang dua-duanya, alias liat foto dulu, kalau penasaran, baru baca caption. Yang menarik, ternyata banyak pula yang cuma lihat foto doang, tanpa membaca caption, lalu segera memutuskan apakah ngasih like atau terus nyekrol.

So, kalau soal bikin foto di Instagram yang cantik, saya bukan ahlinya. So far, saya mengandalkan kemampuan desain ketimbang skill fotografi. Jadi, saya nggak bisa kasih tip yang gimana-gimana soal foto untuk diunggah ke Instagram. Banyak yang lebih ahli, malu saya.

Tapi kali ini, mau ngomongin soal caption.
Meski caption adalah hal kedua yang menjadi perhatian para penduduk Instagram, tapi dia tetap pegang peranan penting. Apalagi kalau buat saya, yang benar-benar jualan barang.

Jadi, mari kita ulik serba-serbi caption ini, agar kita bisa memanfaatkannya semaksimal mungkin untuk "menjual" konten yang kita punya, dan menyampaikan pesan yang ingin kita ungkapkan pada follower.


Kenalan (Lagi) Sama Caption Instagram

1. Apa Sih Caption Instagram? Dan, Apa Pentingnya?

Every photo tells a story, but the caption does the magic.

Begitulah. Fotomu memang yang bercerita, tapi keajaiban bisa terjadi dari sebuah caption. Caption-lah yang bisa menciptakan engagement dengan follower, dan membuat kita sebagai pemilik akun Instagram terhubung dengan mereka semua.

Caption-lah yang bisa membangun trust follower pada kita.
Ini akan kerasa banget kalau kamu mengolah konten untuk marketing.

So, buat yang jualan online via Instagram, cobalah untuk belajar nulis caption yang menarik. Jangan sekadar kasih spek barang doang, tapi tambahkan penarik lainnya seperti keunggulan produkmu. Juga jangan lupa sertakan call to action.

Elah, kok udah masuk ke tip. Ini kan nanti. Wqwqwq. Lanjut dulu aja deh.

Yang Perlu Kamu tentang Caption Instagram: Rules and How Tos


Saya ambilin satu contoh nih. Caption yang dia tulis memancing banyak orang untuk mengaminkan. Komen yang terjaring ada 280-an lebih di sini (lepas dari follower dia memang banyak sih). Dia tambahkan itu caption ke dalam foto, untuk "menjaring" para timeline scroller--yang cuma scanning foto tanpa baca caption.

Oh iya, saya berikan nama timeline scroller buat mereka yang hanya skrol sambil scanning aja. Hehehe. Ini juga salah satu behavior netizen yang cukup menarik lo, di samping fakta pembaca online yang sudah saya jabarkan di blog Indoblognet ini. Sifatnya kurang lebih sama, hanya saja objeknya beda.


2. Panjang Caption Instagram

Menurut Sproutsocial, caption Instagram ini muat sampai kira-kira 300 kata, atau kira-kira sekitar 2.200 karakter.

Kemudian, selalu akan ada pertanyaan mengenai standar ideal, yes?

Seberapa panjang sebaiknya sebuah caption Instagram agar bisa mendapatkan hasil yang optimal?

Jawabannya, relatif. Karena tak pernah ada standar yang pasti di dunia blog dan media sosial, brosis. Jawabannya ada pada logika masing-masing.

Kalau saya sih sebenarnya logikanya begini.
Kebanyakan pengguna Instagram adalah para timeline scroller. Jadi, gosah terlalu panjanglah nulis caption. Kalau mau panjang, ya mending tulis aja di blog.
Itu kalau saya.

Nah, tapi ... kalau memang butuh nulis panjang, maka pastikan kalimat pertama sudah bikin orang mau meneruskan baca caption Instagram yang kita buat.

Jadi, balik lagi deh ke opening that bangs ya! Di mana-mana aturan ini emang berlaku kok. Nggak di blog, di tulisan fiksi, bahkan di caption Instagram pun, ini aturan banget!

Caption Instagram akan terpotong saat foto kita nongol di timeline orang. Kadang bahkan cuma 2 kata aja, udah kepotong. Coba silakan amati timeline masing-masing. Berapa banyak sih yang ditampilkan di timeline, kalau kita nggak klik "More..."?
Kebayang mubazirnya kalau kita nggak memaksimalkannya.

Udahlah foto alakadarnya, caption juga apalah ga penting.
Ini nggak akan memberi efek apa pun, bakalan kerasa banget nih kalau kita lagi jualan.

Tak selalu panjang, kadang caption pendek juga perlu. Biasanya sih ini kalau fotonya sendiri sudah berbicara banyak. Caption hanya melengkapi, atau setidaknya buat naruh hestek untuk dapetin ekspos yang lebih banyak di Explore.

Yang Perlu Kamu tentang Caption Instagram: Rules and How Tos


Ini salah satu contohnya.

Jadi, kapan kita mau pakai caption panjang dan kapan mau caption pendek?
Silakan tanyakan pada diri sendiri, mau "jualan" apa? Fotonya sudah cukup bercerita belum? Atau ada pesan khusus yang mau disampaikan?

Ada baiknya, kamu melakukan A/B testing. Unggah berbagai foto dengan caption Instagram yang juga bervariasi. Lalu, lakukan pengamatan. Mana yang bisa menghasilkan engagement yang paling tinggi?

Ini memang proses panjang. Melibatkan banyak waktu pengamatan serta trial and error. Tapi percayalah, hasilnya akan lebih baik ketimbang kamu ikutan Instagram Loop.


3. Trik menulis caption Instagram yang rapi

Nah, ini menarik.

Instagram tidak menyediakan tool apa pun agar kita bisa menulis caption dengan rapi, selayaknya menulis artikel di blog. Buat rangorang yang bergejala OCD, terutama OCD tulisan--kek saya :)) --hal ini cukup annoying.

Penginnya, ya rapi. Terpisah antar paragraf. Sesekali sematkan emoji. Dengan kerapian struktur tulisan, pesan tersampaikan dengan lebih baik.

Tapi kadang, caption Instagram ini nggak mau nurut.
Sudah dikasih paragraf, eh tetep aja ga mau turun. Akhirnya caption yang tertulis nggak ada paragraf, yang berarti nggak enak banget dibaca. Emoji nyampur sama hestek, yang bikin terlihat chaos di mata.

Ya, memang kebanyakan lantas disiasati dengan pakai titik di antara paragraf. Tapi lama-lama kalau paragrafnya banyak, itu titik-titik kok kayak debu juga bikin kelilipan. :)))

Aku tuh nggak bisa diginiin!
Tapi, thanks God, ada Pretty Caption. Sebuah website yang bisa bantu kita bikin caption Instagram yang rapi dan menarik.

Yang Perlu Kamu tentang Caption Instagram: Rules and How Tos

Caranya gampang kok.
Tulis aja cerita kita biasa. Tambahkan emoji-emoji seperlunya. Saya biasanya bikinnya di WhatsApp malah :)) lalu dari WhatsApp baru saya kopaskan ke Pretty Caption ini, baru kemudian saya kopas lagi ke Instagram.

Yang Perlu Kamu tentang Caption Instagram: Rules and How Tos

Kece kan?

Memang butuh extra steps, tapi worth it.
Caption Instagram jadi rapi dan enak dibaca. Mau bikin pointer-pointer dengan emoji pun bisa. Dan, kita nggak perlu titik-titik lagi buat misahin antar paragraf. Udah dirapiin sama si Pretty Caption ini.


4. Beberapa tip menulis caption Instagram yang engaging dan menarik

Nah, berikut ada beberapa tip menulis caption Instagram yang bisa dilakukan:

a. Didraf dulu

Ini kaitannya supaya nanti kita nggak edit-edit caption berulang kali. Karena ngedit caption berulang bisa kepeleset jadi "over optimized", hingga bisa dianggap spam.

Akibatnya, ekspos konten kita pun dikurangi.

Inilah kenapa ada aturan "jangan edit caption sebelum 24 jam". Poinnya bukan pada sebelum 24 jam, tapi pada over optimized. Google saja juga nurunin peringkat, kalau kita over optimized. Instagram juga punya aturan yang sama pada algoritmenya.

Jadi, akan aman jika kita draf dulu captionnya, baru kalau udah beres, kopas ke Pretty Caption supaya rapi. Baru deh kopasin ke Instagramnya.

Rumit ya? Iya.


b. Pancing engagement

Ini yang tadi saya sebutkan di atas tentang call to action. Pancing audience untuk bereaksi dan merespons apa yang kita posting.

Bisa dengan:

  • Beri pertanyaan terbuka pada audience
  • Minta masukan
  • Kasih polling
  • (Pura-pura) survei :D
Jika Instagram kamu adalah Instagram jualan, maka beri copy caption yang mengajak audience untuk mengenali produkmu lebih lanjut. Beri kontak ke mana kalau mau beli, tawarkan diskonnya, dan seterusnya.

Buat blogger, kadang kita posting Instagram untuk promosi blog ya? Karena caption nggak bisa langsung ditautkan ke URL artikel di blog, maka sebagian lantas menaruh link di bio.
Ini sudah bener.

Permasalahan muncul, ketika kita harus menambahkan link lagi, sementara link sudah terisi. Padahal Instagram hanya mengizinkan SATU link saja di bio.

Apa akal?

Yang Perlu Kamu tentang Caption Instagram: Rules and How Tos


Pakai Linktree.
Dengan Linktree, kita bisa naruh beberapa link sekaligus di bio Instagram.
Pankapan kita bahas lebih banyak lagi soal tools yang biasa digunakan untuk mengoptimasi Instagram ya, termasuk Linktree. Sementara, silakan dicoba-coba sendiri.


c. Mention!

Kalau seumpama kamu unggah foto yang menggunakan produk-produk tertentu, atau memasukkan brand tertentu ke dalam foto, maka jangan ragu-ragu mention atau tag akun produk atau brand-nya dalam caption Instagram yang kamu tulis. Kalau ada.

Jangan mikirin, ini kan bukan foto endorsement.
Karena dengan mention, kadang kita juga ikut kecipratan ekspos di Explore, saat ada orang lagi search keywords yang sama.

Kalaupun enggak direpost, nggak usah dipikirin deh. Exposing itu nggak melulu dari hasilnya berupa repost kok.


5. Follow the rules!

Nah, meski tak pernah dituliskan secara detail dan eksplisit, tapi ada banyak aturan dan larangan berlaku di Instagram, terutama yang melibatkan caption.

Saya sih sudah banyak kali menuliskan tentang rules of Instagram ini. Saya round up aja ya, silakan ikuti tautan-tautan menuju TKP.
Nah, demikian beberapa hal yang mesti diketahui tentang caption Instagram.
Memang tricky ya, kalau mau mendapatkan hasil yang optimal. Apalagi buat kamu yang sudah memonetize-nya.

Satu aja sih saran dari semuanya.
Just play safe.

Jangan terlalu bernafsu menambah follower atau mendapatkan likes, lalu berusaha "ngakalin" dengan cara apa pun.

Instagram selalu menemukan cara untuk mengalahkan akal-akalan ini. Begitu mereka mengubah aturan dan algoritme, maka pasti akan terkena efeknya.

But, if we play safe, everything is gonna be just fine. Nggak akan banyak ngaruh.


PS. Mungkin ada yang bertanya-tanya. Halah, ribet amat buat caption Instagram.
Iya, karena kalau saya sih sadar diri. Saya bukan Raisa, yang bisa posting tanpa caption pun likesnya banyak, komennya bejibun. So, saya mesti usaha.
Demikian.

36 komentar:

  1. Terimakasih mba Cara... Infonya bermanfaat banget...

    BalasHapus
  2. Kalo mau rapi saat bikin caption ga usah pake aplikasi sebetulnya bisa. Habis titik jangan spasi, langsung enter aja. Kecuali misalnya di akhir kalimat ada emoticon atau tanda petik, baru di bawahnya pake titik lalu enter langsung :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau hacks ini sepertinya sudah umum pada pake sih. Tapi kadang juga berantakan terutama kalau bikin pointer-pointer pake emoji dalam jumlah banyak kayak contoh di atas. Kalau cuma caption simpel aja, ga masalah.

      But thanks anyway :)

      Hapus
  3. Benerrr, di-draft dulu! Aku biasanya gitu, khawatir kalo otak mampet, malah blank gak bisa nulis caption se-kata pun >.< hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ga jadi posting akhirnya ya?
      Sama dong kita. Wqwqwq.

      Hapus
  4. Terima kasih Mbak. Aku mau coba ah yang pretty caption :)

    BalasHapus
  5. Haturnuhun, kak Ratri.
    Aku mau coba ahh..buat IG Buku, ini penting banget.

    BalasHapus
  6. Keren banget ulasannya. Thanks for sharing...inspiring! Belajar teruuus lewat blog ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama belajar, Mbak :) Terima kasih sudah berkunjung.

      Hapus
  7. kece always mak carra nih, laff tulisan2nya ma orangnye ...
    *ampe ktemu di sate klathak eEeaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pokoknya kabarin kalau mau ke sini ya Teh!

      Hapus
  8. Betul banget mbak, kadang aku udah bikin review panjang lebar juga kayak pada males baca caption hahaa. Makasih mbak infonya 😍😘😍😘😍

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihi. Penyakit memang. Tapi gpp, cuma kita harus lebih pinter. Semangat!

      Hapus
  9. Huaaa MbakRa-nya akuh makasih tipsnya. Mau coba pake link tree itu 😘

    BalasHapus
  10. Belajar kembali dan menjejak di sini.
    Terima kasih tipsnya Mbak

    BalasHapus
  11. Aha, thank you for the Pretty Caption kinda thing! Love pokoknya. Soalnya aku suka sebel udah nge-draf rapi di notes ketika di copas di IG jadi acak adul. Udah coba segala macam cara, seperti pake titik yang bikin kelilipan itu atau enter setelah titik, jangan pake spasi. Tapi tetep aja, dia acuh tak acuh padaku.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga habis ini ga kelilipan lagi ya, Mbak Dy. :)))

      Hapus
  12. Suka sangat bertandang ke rumah mamak Carra yang ini. Selalu dapat harta karun!!

    BalasHapus
  13. Mbak Carra, makasih banget tips nya. Langsung praktek nih.

    BalasHapus
  14. Makasih mbaakk, manfaat banget ini. Plus bikin semangat.

    BalasHapus
  15. Makasih banuak tipsnya Mbak Carra.

    BalasHapus
  16. ajh benef mba, peer banget emang klo mau nulis panjang kudu pake titik titik. laft sama postingannya, aku keknya kudu coba yg pretty pretty deh 🤣

    BalasHapus
  17. Endingnya 😁 saya apalagi mb, juga bukan Princess Syahrini, hestek doang, view video 8 jutaan wkwkw

    BalasHapus
  18. aduh pas banget gue lagi butuh tips buat caption. This article helps me a lot ^_^ Terutama apps pretty caption. baru tahu saiah...THANK YOUUU

    BalasHapus
  19. tren sekarang upload caption jadi foto ahahha

    BalasHapus
  20. Aaa, aku masih sering nulis langsung di IG. Kalau kelamaan ngedit tiba-tiba IGnya keluar sendiri. Kzl. Udah mikir captionnya lama, eeeh ilang. Habis baca ini gak akan begitu lagi.
    Terima kasih banyak, Mbak. Infonya sangat bermanfaat.

    BalasHapus
  21. Thank you tips-tipsnya Mba Carra.. PR banget emang kalo nulis langsung di IG-nya, apalagi tulisan panjang.. Ngebantu juga ya nulis di apps dulu biar rapi. IG aku kalo aku perhatiin lebih banyak like yang caption-nya rada panjang mba..

    BalasHapus
  22. jadi tau ttg pretty caption :D. aku bakal pake ini supaya caption rapi :D. aku prnh perhatiin kapan foto2ku bisa banyak likes, dan kapan yg ga. diperhatiin kalo aku menulis pengalaman traveking, lngkap dgn caption yg details, itu lumayan banyak mba. tp kalo aku post foto2 daily activity, itu biasa aja hihihi.. tp yo wislahaaa.. so far IG ku memang blm utk dimonetize. Jadi kalo likes turun, aku masih bisa santai. walopun ga bisa dipungkiri, bakal happy kalo banyak :D

    BalasHapus
  23. aku tuh biasanya pake titik titik hahaha. Mau coba ah pake pretty caption.
    Nah urusan caption ini yang bikin bingung, biasanya aku cuma nulis satu kalimat doang klo agak panjangan biasanya endorsement #eh :D
    Harus belajar nulis caption agak panjangan dikit.

    BalasHapus
  24. Thank youuuu! Bagiku, menulis caption sama saja seperti membuat content. Harus dipikirkan matang-matang biar orang juga tertarik. :D

    BalasHapus